Sebelum Anda terburu-buru membaca sampai selesai, ada hal penting yang harus Anda lakukan untuk menemukan cara meningkatkan omset penjualan.

Karena sangant pentingnya, hal tersebut menentukan apakah ada kemungkinan peningkatan penjualan, atau justru perlu upaya lebih untuk melakukannya, termasuk meluncurkan produk baru.

Jika salah langkah menentukan strategi penjualan produk, resikonya waktu, tenaga bahkan uang terbuang pecuma.

Hal penting tersebut adalah:

Pertumbuhan Pasar

Pertumbuhan pasar (market growth) adalah tingkat kenaikan ukuran pasar, umumnya dinyatakan sebagai persentase per tahun. –KamusBisnis

Jika pertumbuhan pasar menurun dan tidak ada harapan naik, segera lakukan inovasi dengan menambah atau mengurangi fitur. Kemudian luncurkan produk atau layanan tersebut sebagai hal yang baru.

Jika pertumbuhan pasar meningkat, maka ada peluang untuk meningkatkan omset.

Sebagai contoh industri yang pertumbuhan pasarnya meningkat pesat adalah kuliner dan fashion, kita bisa menjual produk tersebut dengan mudah dan cepat, sekarang promosi sekarang juga bisa clossing.

Bagaimana jika pertumbuhan pasarnya tidak naik dan turun? Cek jumlah pemainnya, jika jumlah pemainnya menurun dan tetap, tentu mudah untuk menawarkan produk atau jasa tersebut, sedangkan jika pemainnya meningkat, maka perang harga solusinya. Namun itu bukan cara yang saya sarankan.

Untuk mengetahui bagaimana cara melihat pertumbuhan pasar, bisa ke situs ini:

Jika tidak ingin pusing, gunakan saja Google Trend untuk mengetahui pertumbuhan pencarian kata kunci tertentu. Cukup masukan kata kunci dan pilih negara tertarget, Anda bisa mempelajari grafiknya.

cara meningkatkan omset penjualan

Dari data tersebut, bisa dipastikan penjualan busana muslim pria dan wanita paling tinggi saat lebaran, jika ingin meningkatkan penjualan setelah lebaran, maka menjual krudung bisa menjadi fokus berikutnya.

Sekali lagi,

Jika pertumbuhan pasar cenderung menurun, segera lakukan inovasi produk atau jasa. Salah satunya dengan menambah atau mengurangi fitur, kemudian lakukan peluncuran kembali.

Pastikan penambahan dan pengurangan tersebut membuat produk atau jasa berada di kategori pasar bertumbuh.

Jika pasar cenderung bertumbuh secara konsisten, maka dua strategi ini bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa.

Rumus Omset

Sebelum membaca lebih jauh, catat rumus ini, supaya bisa memandu untuk memutuskan cara meningkatkan penjualan.

Prospek x Tingkat Konversi = Konsumen x Jumlah Transaksi x Rata-rata Penjualan = Total Pendapatan (Omset) x Margin = Profit

Untuk meningkatkan penjualan, fokus pada teks yang ditebalkan.

  • Tingkatkan Prospek (calon konsumen)
  • Tingkatkan Konversi (upaya mengubah prospek menjadi konsumen)
  • Tingkatkan Jumlah Transaksi
  • Tingkatkan Rata-rata penjualan

Mengenai rumus ini, Anda bisa membaca buku Instant Sales.

Jadi mudahnya, untuk meningkatkan omset hanya perlu empat strategi, bisa diterapkan semua, namun jika sumber daya terbatas, saya sarankan fokus pada satu strategi.

Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk masing masing strategi terutama untuk bisnis online.

Tingkatkan Prospek

Prospek adalah calon konsumen yang mengunjungi saluran distribusi online Anda, seperti website, online shop, marketplace, situs direktori, atau media sosial. Mereka semua memiliki potensi untuk menjadi konsumen.

Konten promosi yang menarik dan berbobot menjadi alasan utama calon konsumen mau mengunjungi Anda.

Konten promosi sebaiknya tidak berisi kalimat penjualan seperti penawaran produk dan lain sebagainya, namun konten “gratis” yang dapat menambah value mereka.

Paling mudah mendatangkan prospek adalah melalui blog, grup chat dan media sosial. Ketiganya memiliki jenis konten yang sama, yaitu berupa teks dan gambar (terutama media sosial seperti Instagram).

Jika Anda bermain di blog dan grup chat, konten berupa text adalah yang paling baik, untuk blog sendiri, Anda bisa menggunakan strategi SEO.

Jika bermain di media sosial, maka gambar menjadi senjata utama, fotografer dan desainer wajib menjadi teman Anda untuk mengembangkan konten di media sosial.

Tingkatkan Konversi

Strategi kedua ini mengubah calon konsumen menjadi pembeli, bahkan pelanggan, dengan cara menjual. Ingat, untuk bisa menjual, setidaknya prospek sudah mengenal Anda, karena tidak semua orang suka dijualin sama yang belum dikenal, benarkan?

Salah satu cara yang direkomendasikan oleh para praktisi pemasar online adalah membangun kolam. Anda mengumpulkan prospek dalam satu saluran online.

Ada beberapa jenis kolam yang bisa Anda bangun:

  • Email List
  • Grup Chat WA / Telegram
  • Grup Facebook

Intinya adalah ada sebuah media yang dapat mengumpulkan data calon konsumen (email, nomor telpon, akun media sosial) dan bisa digunakan untuk mendapatkan pembeli, alias dijualin.

Cara promosi penjualan seperti potongan harga, bonus, garansi, testimoni dan coba gratis bisa digunakan setelah Anda memiliki kolam tersebut.

Bukan berarti di kolam tersebut Anda hantam terus dengan penjualan, gunakan untuk memberi edukasi produk seperti manfaat produk ataupun informasi diluar produk namun tetap berkaitan.

Ingat, sharing sharing dahulu, baru selling kemudian.

Tingkatkan Jumlah Transaksi

Jumlah transaksi adalah berapa kali konsumen membeli produk atau jasa di tempat Anda. Artinya, mereka membeli tidak hanya sekali, namun berkali kali bahkan memberikan rekomendasi ke teman-temannya untuk melakukan transaksi di bisnis Anda.

Pada strategi ini, yang menjadi kunci adalah brand yang kuat. Brand adalah ikatan emosional antara produk dan konsumen (Subiakto). Ikatan tersebut terjadi karena kepuasan konsumen atas pengalamannya membeli dan menggunakan produk tersebut.

Maka cara untuk meningkatkan transaksi adalah:

  • menjaga kualitas produk dan jasa,
  • penetapan harga yang pas dengan konsumen,
  • pemilihan saluran distribusi online dan offline,
  • cara promosi yang baik,
  • pelayanan prima ke konsumen,
  • proses yang memenuhi standar dan transparan,
  • serta tampilan kemasan produk atau toko,

Tujuh poin diatas merupakan kaidah dari bauran pemasaran.

Anda bisa mulai melakukan evaluasi atas tujuh poin tersebut, mana yang perlu ditingkatkan dan berpengaruh besar terhadap peningkatan transaksi.

Tingkatkan Rata-rata Penjualan

Terakhir adalah berapa rata-rata uang yang dibelanjakan konsumen dalam sekali transaksi. Artinya konsumen membeli lebih banyak setiap belanja ditempat Anda.

Ada dua yang bisa digunakan, yaitu Up Selling dan Cross Selling.

Up Selling: menjual produk yang harganya dan kulitasnya lebih tinggi dengan paket ataupun fitur tambahan. Contoh jika Anda menjual baju muslim, harga satu set dibuat lebih murah dibanding membeli satuan.

Cross Selling: menjual produk sejenis untuk melengkapi produk utama. Contoh paling sering di minimarket, sering ditawarkan pulsa atau produk lain yang sedang promo.

Agar bisa melakukannya, maka harus memiliki varian produk atau layanan baik yang bisa melengkapi produk utama atau menambah pengalaman konsumen.

Penutup

Diantara keempat strategi diatas, cara meningkatkan omset penjualan bisa dikelompokan menjadi dua strategi besar, yaitu:

  • Horizontal Strategy: Meningkatkan prospek dan konversi.
  • Vertical Strategy: Meningkatkan jumlah tansaksi dan rata-rata penjualan.

Saya menyarankan bagi Anda yang memiliki bisnis baru dan jumlah pelanggan belum begitu banyak, maka fokus pada Strategi Horizontal. Jika sudah memiliki banyak pelanggan dan ingin meningkatkan omset toko online atau bisnisnya, gunakan Strategi Vertikal.

Jadi, strategi apa yang akan Anda lakukan untuk meningkatkan omset penjualan? Silahkan komen dibawah ya.